Universitas Negeri Semarang Universitas Berwawasan Konservasi

Universitas Negeri Semarang Universitas Berwawasan Konservasi

Harapannya para mahasiswa dapat berkreasi dan menyumbangkan buah pikirannya untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dan bersama- sama membangun Indonesia sejahtera.” jelas Dr Suwito. Lebih lanjut, Rektor UNNES menekankan agar perguruan tinggi terus membangun state of the art keilmuan sosial dan humaniora yang kokoh, membangun nilai dan karakter sosial dan memberikan pencerahan dan kesadaran masyarakat dengan problem solving. Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi Dr Ngabiyanto menyampaikan , PLP dilaksanakan dengan metode Hybrid yang menggabungkan antara daring dan luring terbatas yang disesuaikan dengan kondisi daerah dan situasi sekolah, tempat tinggal siswa namun tetap dengan menjaga protocol kesehatan dengan ketat. Selain itu, Dr Soedjatmiko melaporkan PLP dilaksanakan selama 31 hari kerja atau selama 42 hari kalender dimana mahasiswa diterjunakan pada hari ini tgl 5 Agustus dan akan ditarik pada tanggal sixteen September 2021. “Berpikir kritis dalam analisis, kreatif dan inovatif, komunikatif, kolaboratif semua itu harus dimiliki guru dalam menyiapkan peserta didik.

Dimana dimasa pandemic ini kesehatan dan kebugaran warga harus selalu dijaga agar daya tahan tubuh menjadi lebih kuat. Beliau juga menghimbau kepada seluruh warga semarang untuk tetap berolah raga agar tubuh menjadi lebih bugar dan sehat. Selain syarat tersebut, pendaftar diwajibkan mengikuti seleksi masuk PPs UNNES, sehat jasmani dan rohani, tidak memiliki ketunaan atau cacat yang dapat mengganggu kelancaran dalam melaksanakan tugas yang sesuai dengan program studi pilihan.

Viral live di tik-tok menghitung beras

Salah satunya adalah kegiatan penyambutan mahasiswa baru tahun 2020 yang harus dilaksanakan secara daring dari rumah masing-masing melalui aplikasi video convention. Rektor UNNES dalam sambutannya menyampaikan upaya terpenting untuk mewujudkan program kampus merdeka yakni kolaborasi internal, kolaborasi eksternal antaruniversitas dan kolaborasi dengan jaringan yang lebih luas untuk meningkatkan kapasitas dan memberikan merdeka belajar kepada mahasiswa. Akreditasi merupakan pengakuan yang dilakukan oleh badan mandiri di luar perguruan tinggi terhadap mutu dan kelayakan PT atau program studi dalam melaksanakan program pendidikan dan mutu lulusan yang dihasilkan. Saat ini mutu Program Studi menjadi hal yang sangat diperhitungkan karena sangat berpengaruh pada nilai jual ijazah lulusan saat digunakan untuk mencari kerja atau akan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Hasil akreditasi juga dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam usulan bantuan atau alokasi dana serta mendapat pengakuan dari badan atau instansi yang berkepentingan.

Melalui jalur keilmuan, kampus didorong berkontribusi dan hadir untuk memecahkan berbagai macam persoalan di tengah masyarakat, pungkasnya. DLT adalah program pelatihan relawan yang diselenggarakan oleh Sekolah Relawan yang merupakan salah satu komunitas sosial kemanusiaan yang didirikan pada tahun 2013 oleh tiga sosok penggiat kegiatan relawan, yaitu Ayu Gawtama, Dony Aryanto, dan Roel Mustafa. Program DLT bertujuan untuk mencetak relawan-relawan yang tangguh dan sigap memimpin dalam tugas sosial dan kebencanaan.

“Hal ini tidak bisa dipisahkan dengan pemikiran Dr Airlangga Hartarto sebagai ketua umum PB Wushu. Meskipun beliau adalah ekonom, beliau terbukti memiliki gagasan besar dan otentik dalam bidang manajemen olahraga,” jelas Rektor UNNES. “Ini merupakan bentuk penghargaan terhadap tokoh nasional yang berjasa dan berprestasi. Berkat tangan dingin Airlangga Hartarto, cabang olahraga Wushu Indonesia berhasil mengukir prestasi di Sea Games, World Champions, dan Asian Games,” ungkap Profesor Sosiolinguistik tersebut. Kompetisi tingkat internasional ini mengangkat Tema “Think Creative, Big Impact”, dimana para peserta ditantang untuk dapat memaparkan ide terbaiknya untuk memberikan pengaruh yang lebih besar terhadap dunia, meskipun masih dalam keadaan pandemi. Kolaborasi mahasiswa Fakultas Teknik , Fakultas Bahasa dan Seni , dan mahasiswa fakultas Matamatika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA Universitas Negeri Semarang berhasil memperoleh medali perak dalam Event Indonesia International Applied Science Project 2020.

Penelitian Dr Arif Purnomo SPd SS MPd mengungkapkan bahwa dalam mata pelajaran IPS terdapat banyak materi pembelajaran yang perlu dianalisis oleh guru sebagai sarana berpikir kritis siswa. Untuk itu, maka pembelajaran ideal yang dianjurkan adalah pendekatan yang mengacu pada pola student centred learning/pembelajaran yang berpusat pada aktivitas peserta didik. Beliau berharap, tradisi tiada hari tanpa prestasi ini dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan sehingga memicu mahasiswa lainnya untuk berprestasi.

“Berbagai prestasi itu merupakan buah dari kerja keras dan kerja cerdas kita semua, civitas academica Universitas Negeri Semarang. Kita telah membuktikan bahwa tantangan inner dan eksternal yang kita hadapi telah membuat UNNES semakin besar, semakin hebat, dan semakin bereputasi,” terang Prof Fathur Rokhman. Lebih lanjut Rektor UNNES menyampaikan peringatan dies natalis ke-56 Universitas Negeri Semarang harus kita buka dengan perasaan syukur dan bangga. Dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri ini UNNES menjadi perguruan tinggi terfavorit ke-4 secara nasional. “Sebaliknya, aneka pembatasan yang kita alami justru harus kita sikapi secara positif dengan meningkatkan produktivitas dan inovasi,” kata Pak Prof Fathur Rokhman. Akan tetapi, kami mengutamakan usaha dalam menumpas ketidakyakinannya itu dan alhamdulillah kami mendapatkan juara.

“Alahamdulillah di akhir tahun ini prestasi UNNES terus meningkat di tingkat Internasional. Ini membuktikan bahwa kehadiran UNNES diperhitungkan di tingkat dunia dengan semangat UNNES Unggul Untuk Indonesia Maju mari terus ukir prestasi,” jelas Prof Fathur Casino Online Rokhman. Tim tersebut dibimbing oleh Arimaz Hangga ST MT dan berhasil menorah prestasi untuk mengahrumkan nama UNNES. Dimana acara ini dapat diikuti oleh para kelompok maupun individu scientist diseluruh dunia untuk dapat mendapatkan karyanya.

Penyelenggaaraan ICE-BEES tahun ini merupakan kerjasama yang antara FE UNNES, Universiti Teknologi Mara Malaysia, Universitas Diponegoro Semarang dan Universitas Negeri Jakarta yang dilaksanakan selama dua hari dari 22 Juli s.d 23 Juli 2020. Dalam SANEC 2020 Juara 2 diraih oleh Tim Universitas Mataram atas nama Didin Setiawan, Nurhasanah, dan Rezi Cahya Nopia Azim, juara three dari Tim Universitas Mataram atas nama Titania Safira Nurhidayah dan Evi Sapitri. Sedangkan Best Presentation diraih oleh peserta dari Universitas Negeri Surabaya yakni Muhammad Yayan Putra Pratama, Widya Dwi Rahmawati, dan Dewi Kartika Sari.

Comments are closed.