Mahasiswa Unikama Bertransfromasi Jadi Pengusaha Startup Lewat Bec

Written by Band on June 3, 2020 in Peluang Bisnis Saat Pandemi with no comments.

Kamu dapat melakukan perhitungan dan perbandingan yang tepat untuk modalnya. Saat menjalani sebuah bisnis, tentunya kamu membutuhkan sejumlah keterampilan agar bisa sukses. Untuk belajar bisnis pemula, kamu harus melihat peluang dan risiko yang akan dihadapi. Menurutnya, saat ini banyak mahasiswa yang masih belum terbuka pemikirannya tentang berwirausaha.

Sekarang berpikirlah untuk menjadi seorang mahasiswa yang menjadi pencipta lapangan kerja. Memiliki pergaulan luas dan juga aktivitas yang bermanfaat, semua ini tentu akan membuat wawasanmu juga menjadi lebih luas jika dibandingkan dengan mahasiswa lainnya. Cara bergaul dan menghabiskan waktu akan sangat memengaruhi kesuksesanmu, dan hal yang sama juga berlaku di dalam dunia bisnis. Bagi kamu yang memiliki segudang aktivitas, tentu tidak hanya akan menjalani rutinitas yang sama setiap harinya. Kamu tidak hanya aktif di kampus dan mengikuti kuliah semata, namun bisa juga aktif di berbagai komuntitas lainnya di luar kampusmu.

Diperlukan terjadinya sinergi atau komplementaritas antara jenis usaha yang dikembangkan mahasiswa tersebut dan jenis usaha pendamping. Saat ini, banyak orang menggemari usaha sebagai reseller dengan cara berjualan secara online. Usaha ini cukup mudah dijalankan dan tidak membutuhkan banyak modal sehingga sangat fleksibel untuk mahasiswa.

Mahasiswa juga bisa menjadi pengusaha

Setiap pagi sebelum berangkat kuliah, Aldan membersihkan kandang Sapi sebagai rutinitas yang menyenangkan untuk dijalani. Selain membersihkan kandang, Aldan juga mencari rumput untuk pakan Sapi. Aldan hanya menggunakan dedak padi dan ampas tahu sebagai tambahan pakan selain rumput. “Maklum saja, untuk membeli pakan kosentrat masih terlalu mahal harganya sehingga saya hanya menggunakan dedak padi dan ampas tahu sebagai pengganti kosentrat” ungkapnya.

Seperti yang dilakukan oleh alumni Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang, Nandia Anindhita. Sukses berwirausaha anggrek sejak berstatus mahasiswa pada 2016, Nandia kini telah berhasil meraup omset Rp 25 juta setiap bulannya. Selanjutnya acara berlangsung dengan gayeng, mahasiswa terlihat antusias mengikuti materi yang disampaikan bapak Yacob Win dengan baik penuh semangat. Materi disampaikan tidak membosankan hanya dari satu arah saja, namun mahasiswa diajak ikut berinteraksi. Mari mulai sekarang buka mainside kalian untuk menjadi seorang Leader, seorang pemimpin yang sukses. Kami yakin mahasiswa UWG pasti mahasiswa yang mempunyai jiwa entrepreneur, jiwa pemimpin yang kuat, memiliki karakter sebagai generasi yang unggul.

Bila sudah semakin meluas, maka Anda bisa mengumpulkan setiap karya Anda untuk dijadikan portfolio. Anda pun juga bisa mempublikasikan setiap hasilnya secara on-line dengan membuat web site pribadi, atau dengan platform besar seperti di behance.internet. Atau mungkin Anda termasuk penggemar konten-konten visual seperti foto atau video yang menarik? Siapa sangka, jika dari hal tersebut bisa menjadi prospek bisnis yang membawa keuntungan tinggi. Ya, fotografer atau videografer bisa menjadi kesempatan emas untuk bisnis mahasiswa yang cukup menjanjikan.

Berikut beberapa aplikasi yang bisa digunakan untuk menghasilkan uang bagi mahasiswa 4.zero. Beberapa kampus ternama di Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Malang dan kota besar lainnya akan ikut terlibat. Fajriyah berharap, mahasiswa dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk mempersiapkan diri sebelum berwirausaha. “Untuk mahasiswa yang belum atau sudah memulai usaha, acara ini sangat tepat untuk memperkaya wawasan menjadi entrepreneur yang baik,” pungkasnya. Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, kolaborasi ini senada dengan tujuan Pertamina melalui Program Kemitraan untuk menumbuhkan jiwa pengusaha untuk kalangan muda.

Bermula dari hobi memotret dan mendekor, Iik berhasil membangun usaha Hazhifa. Mahasiswa juga dihadapkan dengan permasalahan kebutuhan sehari-hari yang tidak sedikit. Mereka memerlukan biaya untuk membayar kuliah, tempat tinggal bagi mahasiswa luar daerah, dan biaya untuk makan. Tak hanya itu, mahasiswa juga membutuhkan biaya lebih ketika ada tugas yang perlu dicetak maupun ketika ada kegiatan perkuliahan di luar kota. Setelah mempersiapkan mental sebagai pengusaha, kamu dapat menentukan ide atau jenis bisnis yang sesuai dengan modal yang dimiliki. Modal ini mencakup berbagai aspek, seperti kemampuan, minat, materi, waktu luang, atau aspek lain yang kamu anggap penting.

“Usaha yang ditekuni oleh mahasiswa meliputi berbagai macam bidang, baik jasa maupun barang. Usaha dalam bidang jasa meliputi fesyen, kecantikan, makanan dan minuman, jasa, suvenir, pulsa dan tagihan, serta lainnya,” terang dia. “Tujuannya untuk menumbuhkan entrepreneur dan start up atau wirausahawaan baru di kalangan mahasiswa,” terangnya.

Comments are closed.