Berita Bohong Babi Ngepet Yang Bikin Malu Warga Depok

Written by Band on May 29, 2020 in Judi Deposit Pulsa with no comments.

Keputusan itu di ambil setelah Adam mengaku mendapat tekanan aparat karena khawatir akan memancing rasa penasaran warga lain untuk melihat dan menimbulkan kerumunan di tengah pandemi Covid-19. Berangkat dari kegagalan pertama, ia kemudian memobilisasi warga untuk merencanakan skenario penangkapan pada Senin (26/four) malam itu. Selain memberi sejumlah instruksi seperti bertelanjang dan mematikan lampu, ia juga meminta warga untuk bermunajat dengan berzikir.

TANGERANGNEWS.com-Diduga babi ngepet, warga tangkap ramai-ramai pada Selasa (27/4/2021) pukul 09.00 WIB di perbatasan Tangerang Selatan yakni Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok. Babi tersebut dilaporkan ditemukan di Kebun milik Suratiyo di Kampung Bedahan RT 02/04. Atas cerita AI tersebut, banyak warga setempat penasaran sehingga ingin menyaksikan secara langsung babi ngepet tersebut yang mengakibatkan terjadinya kerumunan.

Dia juga mengaitkan soal laporan warga yang merasa kehilangan uang denga keberadaan babi ngepet ini. Ketua RW 4 Bedahan Depok, Abdul Rosad menyebutkan, kemunculan babi ngepet cukup meresahkan warga karena banyak yang kehilangan uang baik ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Dalam kisah di http://bean-leaf.com/ masyarakat yang beredar, babi ngepet ini bisa menyedot uang milik warga. “Hasilnya nanti ya, kami masih melakukan penyimpulan hasil dari klarifikasi terhadap sembilan warga yang menangkap diduga babi ngepet,” tutup Rio. Suhanda mengatakan banyak warga Bedahan sudah mengeluh kehilangan uang.

Babi ngepet ditangkap Warga

“Sebetulnya sudah sebulan babi ngepet ini meneror kampung ini, dan warga sering kehilangan uang di rumahnya,” ujarnya beberapa waktu lalu. Kehebohan kasus babi ngepet beberapa hari lalu belum usai meski pelaku perekayasa hoaks telah ditangkap. Seorang ibu bernama Wati sempat viral lantaran menuduh dan seakan mengetahui siapa orang di balik babi yang diduga jadi-jadian tersebut. Kemudian, AI membeli babi hutan berwarna hitam dari sebuah toko daring dengan harga Rp 900 ribu dengan ongkos kirim Rp 200 ribu. Menurut keterangan AI, penangkapan diduga babi ngepet tersebut dilakukan oleh warga Kelurahan Bedahan dengan cara telanjang bulat bugil.

Seperti yang kita tahu ya, Bunda, selama ini babi ngepet memang dipercaya oleh sebagian masyarakat Indonesia. Babi jadi-jadian ini dipercaya oleh mereka untuk mengumpulkan kekayaan dengan kekuatan mistis. Abdul Rosad menyebutkan babi yang ditangkap masih dalam bentuk binatang dengan badan hitam dan mulai mengecil. Kemudian orang berjubah tersebut duduk dan setelah di tunggu selama 1,5 jam orang tersebut berubah menjadi babi hutan, warna hitam , menggunakan kalung dengan ikat kepala merah.

AI mengakui semua perbuatannya yang telah melakukan rekayasa atau berita bohong tentang babi ngepet bersama enam orang temannya. Dijelaskan, ritual pesugihan babi ngepet ini harus dilakukan oleh 2 orang, yang biasanya pasangan suami dan istri yang sudah kehilangan akal sehatnya. “Konon babi ngepet cukup menggesek-gesekkan badannya ke tembok rumah korban untuk mengambil uang,” lanjutnya. Dari video yang beredar, babi ngepet ini diamankan di kawasan Bedahan, Sawangan, Depok. Babi ini ditangkap dini hari tadi di RT 02 RW 04, pukul 00.20 WIB.

Setelah itu, barulah si pelaku pesugihan melakukan aksinya untuk mencuri uang atau harta lain milik orang lain, supaya bisa menambah kekayaannya. Ketua RW setempat Abdul Rosad mengatakan, masyarakat setempat meyakini babi yang dianggap sebagai sosok jadi-jadian ini hanya bisa ditangkap dalam keadaan bugil. Kejadiannya itu dia itu sudah pernah ketangkap, cuma yang nangkep-nya masih pakai menggunakan pakaian. Fenomena babi ngepet ini sering membuat jantung warga bergetar (dumba-dumba) karena mereka meyakini keberadaannya. Diduga babi ngepet ini sekilas mirip babi hutan, berwarna hitam, sebesar anjing dewasa, memakai kalung kayu berwarna hitam berbentuk tasbih dan memakai ikat dikepala berwarna merah. “Demi dewa….apa orang depok belum pernah liat babi hutan ya…jaman makin maju kelakuan makin bloon,” tulis Poersky.

Menurut Hamdani, selain dirinya, banyak warga lain yang mengalami hal serupa, salah satunya ketua RW 04, Abdul Rosad yang kehilangan uang senilai Rp900 ribu. Setelah beberapa kali kasus kehilangan itu, warga akhirnya sepakat untuk merencanakan penangkapan. Melihat hal tersebut, ia segera menggiring babi aneh tersebut ke teras salah satu rumah warga.

Indoposonline.id – Selasa (27/four) dini hari, warga Sawangan, Depok dihebohkan dengan tertangkapnya seekor babi yang diduga sebagai babi ngepet. Media lain mengutip Suhanda yang mengatakan warga sebenarnya sudah mengintai babi tersebut “satu bulan ini”. Penangkapan dilakukan setelah mereka melihat ada tiga orang berjubah hitam yang berubah jadi babi.

Untuk menghindari kerumunan warga, petugas Polsek Kraksaan membawa babi tersebut ke kantor polisi. “Agar warga yang terus berdatangan tidak mengganggu ketenangan warga setempat. Kami akan pelihara dulu babi ini, untuk mengetahui apakah ini jadi-jadian atau babi hutan biasa yang cari makan,” ucap Kapolsek Kraksaan Kompol Subadar. Babi itu untuk sementara diamankan warga sekitar, sebelum diserahkan kepada pihak yang berwenang.

Comments are closed.